Sabtu, 26 November 2011

DATABASE


Pendahuluan
Database atau dapat kita sebut basis data  adalah kumpulan-kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara terstruktur atau sistematis sehingga kita dapat memperoleh suatu informasi dari databse tersebut dengan menggunakan suatu program pada komputer.
Pembahasan
1)hirarki data
Hirarki data dalam dikelompokkan  menjadi 3 (tiga) buah yaitu file, record dan elemen data, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 1.2. berikut ini.
http://hamidzic.files.wordpress.com/2011/02/031.jpg?w=450&h=286
Gambar 1.2. Hirarki Data
Pengertian dari gambar tersebut diatas adalah sebagai berikut :

1).     Elemen Data / Field / Atribut adalah satuan data terkecil yang   tidak dapat dipecah lagi menjadi  unit lain yang bermakna.  Pada data Mahasiswa,  field / atribut datanya

dapat berupa : nim, nama_m, tpt_lhr_m, tgl_lhr_m, alm_m dan dan atribut lainnya yang menyangkut mahasiswa tersebut. Istilah lain elemen data adalah medan / field, kolom, item, dan atribut. Istilah yang umum dipakai adalah field, atribut atau kolom.

2).     Rekaman  /  Record /  Baris adalah     gabungan  sejumlah  elemen  data  yang  saling terkait. Contohnya adalah nim, nama_m, tpt_lhr_m, tgl_lhr_m, alm_m an atribut lainnya dari seorang Mahasiswa dapat dihimpun dalam sebuah record / baris.

3).     Berkas / File / Table adalah kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang atribut/ field sama, namun berbeda isi datanya.

Dalam basis data relasional, berkas mewakili komponen yang disebut Table atau Relasi. Sedangkan  pengertian  Data  value (nilai  atau  isi  data)  adalah  data  aktual  atau informasi  yang disimpan  pada setiap   field / atributField nama_m  menunjukkan  tempat dimana  informasi  nama  mahasiswa  disimpan,  sedangkan  isi  datanya  adalah  Mulyani, Ahmad Sofyan dan lain sebagainya.

Berikut ini dapat diberikan illustrasi  dari pengertian ketiga pengertian file, field, record dan data value (isi data ).
Mahasiswa      nama table / file
http://hamidzic.files.wordpress.com/2011/02/041.jpg?w=450&h=177
Atribut / field : nim,nama_m,tpt_lhr_m,tgl_lhr_m,j_kelamin,alm_m,kota_m,aama_m dan kode_jur

Data value / Isi data :
Pada record pertama : 01031417 adalah isi data untuk kolom nim, Mulyanti untuk kolom nama_m dan seterusnya
Gambar 1.3. Contoh file, field, record dan data value
Pada contoh diatas yang merupakan  table / file adalah Mahasiswa,  yang merupakan  field adalah nim,nama_m,tpt_lhr_m,tgl_lhr_m,j_kelamin,alm_m,kota_m,aama_m dan kode_jur, sedangkan untuk isi data pada record pertama adalah 01031417 (nim), Mulyanti (nama_m) dan seterusnya. Pada tabel mahasiswa tersebut misalkan jumlah mahasiswanya adalah 2000 untuk berbagai jurusan, maka jumlah recordnya  adalah 2000 juga dan kita dapat melakukan manipulasi data pada tabel tersebut yaitu insert, update dan delete.
2)penyimpanan sekunder
2.A   SASD (penyimpanan secara langsung)
SASD (Sequential Access Storage Device) : Akses data secara tidak langsung (berurutan), seperti pita magnetik.
Berdasarkan karakteristik bahan pembuatannya, memori eksternal digolongkan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut:
a. Punched Card atau kartu berlubang
Merupakan kartu kecil berisi lubang-lubang yang menggambarkan berbagai instruksi atau data. Kartu ini dibaca melalui puch card reader yang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 1979.
b. Magnetic Disk
Magnetic Disk merupakan disk yang terbuat dari bahan yang bersifat magnetik, Contoh : floppy dan harddisk.
c. Optical Disk
Optical disk terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD dan DVD
d. Magnetic Tape
Sedangkan magnetik tape, terbuat dari bahan yang bersifat magnetik tetapi berbentuk pita, seperti halnya pita kaset tape recorder.

2.B   DASD (PENYIMPANAN SECARA LANGSUNG)
DASD (Direct Access Storage Device) di mana ia mempunyai akses langsung terhadap data.
Contoh :
  • Magnetik (floppy disk, hard disk).
  • Removeable hard disk (Zip disk, Flash disk).
  • Optical Disk

3)PEMROSESAN DATA
3.1 PEMROSESAN BATCH
 Pengumpulan transaksi dan pemrosesan semua sekaligus dalam batch.
 kelemahan dari pemrosesan ini manajemen tidak selalu memiliki informasi mutakhir yg  menggambarkan sistem fisik.
2. Pemrosesan On-Line
Pengolahan transaksi satu per satu, kadang saat  terjadinya transaksi, karena pengolahan on-line berorientasi transaksi.
3. Sistem Real Time
Sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini mengharuskan komputer berespon  cepat pada sistem fisik.
4)DATABASE
1 ERA PERMULAAN DATABASE
1.  Era permulaan database ditandai dengan :
  Pengulangan data
  Ketergatungan data
  Kepemilikan data yang tersebar
2. Konsep Database
  Yaitu integrasi logis dari catatan-catatan file.
  Tujuan dari konsep database adalah meminimumkan
pengulangan dan mencapai  independensi data.
  Independensi data adalah  kemampuaan untuk membuat
perubahan dalam struktur data  tanpa membuat perubahan
pada program yang memproses data.
  Independensi data dicapai dgn menempatkan spesifikasi
dalam tabel & kamus yg terpisah secara fisik dari program.
  Program mengacu pada tabel untuk mengakses data.
3. Saat mengadopsi  konsep database, Struktur  Database menjadi :
• Database
• File
• Catatan
• Elemen dataDatabase 3 dari 3 halaman
4. Keuntungan DBMS
1. Mengurangi pengulangan data.
2. Mencapai independensi data.
  Spesifikasi data disimpan dalam tiap program aplikasi.
  Perubahan dapat dibuat pada  struktur data tanpa
mempengaruhi program yang mengakses data.
3. Mengintegrasikan data dari beberapa file.
  Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis,
organisasi fisik tidak lagi menjadi kendala.
4. Mengambil data dan informasi secara cepat.
  Hubungan logis query language memungkinkan pemakai
mengambil data dalam hitungan detik atau menit.
5. Meningkatkan keamanan.
  Baik DBMS mainframe maupun komputer mikro dapat
menyertakan beberapa lapis keamanan seperti kata sandi,
directori pemakai, dan bahasa sandi.
5.  Kerugian DBMS
1. Memperoleh perangkat lunak yang mahal.
2. Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar.
3. Memperkerjakan dan mempertahankan staf DBA.
V. PERANAN DATABASE & DBMS DALAM MEMECAHKAN MASALAH
Peranan DATABASE :
Menentukan kebutuhan data dengan mengikuti pendekatan
berorientasi masalah atau pendekatan model perusahaan.
Peranan DBMS :
1. Data yang berulang dalam bentuk multifile duplikat maupun
data duplikat dalam satu file.
2. Data dan program menyatu.
3. Kebutuhan untuk mengintegrasikan data dari file-file.
4. Kebutuhan untuk memperoleh data secara cepat.
5. Kebutuhan untuk membuat data dengan aman.

KESIMPULAN
Database terdiri dari 3 model yakni database hirarki,database jaringan,dan database relasi. database berperan penting dalam pemecahan masalah seperti  Menentukan kebutuhan data dengan mengikuti pendekatan berorientasi masalah atau pendekatan model perusahaan.





DAFTAR PUSTAKA
2.   http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=era%20permulaan%20database&source=web&cd=1&ved=0CBkQFjAA&url=http%3A%2F%2Fyohanes_ari.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F5595%2FSIM1-Database.pdf&ei=4GbITsyRDcfSrQe8nrTnDQ&usg=AFQjCNF6R_tQabVH3oQXYc1VldQa9CS8GQ&cad=rja





Tidak ada komentar:

Posting Komentar