Minggu, 30 Oktober 2011

MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN


MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
1.pendahuluan
Sebelum memnjelaskan model sistem perusahaan,saya akan menjelaskan apa definisi dari model itu sendiri. Definisi Model : penyederhanaan dari suatu objek.
Model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas.model itu sendiri terdiri atas beberapa jenis seperti:

JENIS-JENIS MODEL :
1.    Model Fisik ; penggambaran entitas dalam bentuk 3 dimensi.
2.    Model Naratif ; menggambarkan entitas secara lisan atau tulisan.
3.    Model Grafik ; menggambarkan entitas dengan sejumlah garis atau symbol.
4.    Model matematika ; sebagian besar perhatian dalam pembuatan bisnis (business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Keunggulannya, ketelitian dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek.

KEGUNAAN MODEL :
1.    Mempermudah Pengertian, suatu model pasti lebih sederhana dari pada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan dalam cara yang sederhana.
2.    Mempermudah Komunikasi, setelah problem solver mengerti entitasnya, pengertian itu sering pula dikomunikasikan pada orang lain.
3.    Memperkirakan Masa Depan, ketelitian dalam menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat disediakan model-model jenis lain.



2.pembahasan

 2.1 konsep dasar model perusahaan
Manajer terlibat dalam pemecahan masalah untuk pengambilan keputusan yang efektif dan efisien.
Sistem Konseptual adalah suatu sistem pemecahan masalah yang terdiri dari manajer, informasi dan standar. 2 elemen lain masuk dalam proses perubahan masalah menjadi solusi (solusi alternatif dan kendala).

2.2 penggunaan model sistem umum

Model sistem umum biasanya digunakan pada saat adanya masalah.adapun tahapan pemecahan masalah dengan menggunakan pendekatan sistem yaitu:
1. Usaha Persiapan
o   Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
o   Mengenal sistem lingkungan.
o   Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
2. Usaha Definisi
o   Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
Tujuannya : mengidentifikasi tingkat sistem tempat persoalan berada.
o   Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu :
1.    Mengevaluasi standar.
2.    Membandingkan output dengan standar.
3.    Mengevaluasi manajemen.
4.    Mengevaluasi pemroses informasi.
5.    Mengevaluasi input dan sumber daya input.
6.    Mengevaluasi proses.
7.Mengevaluasi sumber daya output.
3. Usaha Persiapan
o   Pertimbangan alternatif yang layak.
o   Mengevaluasi berbagai solusi alternatif.
o   Memilih solusi terbaik.
o   Menerapkan solusi.
o   Memastikan bahwa solusi tersebut efektif.

2.3 FAKTOR MANUSIA YANG MEMPENGARUHI PEMECAHAN MASALAH
3 Kategori manajer dalam merasakan masalah :
1.    Penghindar masalah (Problem Avoider), manajer mengambil sikap positif dan menganggap semua baik-baik saja.ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi.
2.    Mengumpulkan Informasi/Pencari masalah (Problem Seeker)) :
a.    Gaya teratur, mengikuti gaya management by exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area minatnya.
b.    Gaya menerima, manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya/orang lain dalam organisasi.


3.Menggunakan informasi untuk memecahkan  masalah/Pemecah masalah
   ( Problem solver) :
a.    Gaya sistematik, manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan. Co. : pendekatan sistem.
b.    Gaya intuitif, manajer tidak menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.


3.kesimpulan
Model sistem pada perusahaan adalah sebuah model yang digunakan pada suatu perusahaan untuk  perusahaan itu sendiri agar perusahaan tersebut dapat memudahkan komunikasi intern dan eksternnya juga mempermudah perusahaan tersebut dalam perkiraan masa depannya.


4 daftar pustaka
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=model%20sistem%20umum%20perusahaan&source=web&cd=1&ved=0CCEQFjAA&url=http%3A%2F%2Fsantiw.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F2936%2Fbab2modelumum.doc&ei=Rz6rTvzLGo_JrAfd6uC5DA&usg=AFQjCNGPDGxyJLVSH8-KS5sA8zM13GjLng&cad=rja






E COMMERCE



Pendahuluan

e- commerce atau bisa kita sebut juga electronic commerce adalah pembelian, penjualan,pemasaran baik berupa barang atau jasa melalui media elektronik seperti internet ,tv dan lain-lain. E-dagang atau e-commerce juga  merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.

Pembahasan



1.Perdagangan Melalui jaringan elektronik 


A.Manfaat perdagangan melalui jaringan elektronik

Banyak sekali keuntungan dalam e commerce.adapun comtoh-contoh keuntungannya adalah sebagai berikut:     
  • Hemat waktu karena Konsumen tidak perlu repot untuk datang ke tempat penjualan karena dia dapat membeli barang dan melihat barang yang di jual kapan saja hanya dengan komputer pribadinya.
  • Penghematan ekspensi(biaya).perusahaan dapat menjual sahamnya dengan cara online yang berarti perusahaan bisa menghemat biaya karena penjualan saham secara tradisional pasti memakan biaya yang lebih banyak.
  •   berkurangnya sejumlah ekspensi tambahan. Perusahaan yang berbisnis secara online dapat mengurangi biaya tambahan karena perusahaan ini tidak harus memiliki gedung dan customer service.
  •  Worlwide cover atau dapat menjangkau seluruh dunia karena bisnis online tidak memiliki hambatan  batasan negara.contohnya sebuah perusaahaan dapat menjula barang dagangannya kenegara lain.

B.kendala perdagangan melalui jaringan elektronik
e commerce tidak hanya memiliki manfaat positif dalam sistemnya,tetapi e commerce juga memiliki kekuragan atau sisi negatifnya seperti:
     
  • Hukum mengenai e commerce yang kurang berkembang.
  • Order and run.
  • Pembelian barang seperti kucing dalam karung.hal ini dapat terjadi karena pedagang tidak meperliahatkan photo barang dagangannya atau manaruh photo akan tetapi photonya bukan barang dagangan yang akan dijual.
  • Penipuan dan penghackan dalam e commerce.


      C.Jalan menuju perdagangan melalui jalur elektronik
            hal-hal yang harus dilakukan dalam perdagangan online(e commerce) adalah:
·         Mengumpulkan data-data  dari perusahaan untuk mengevaluasinya agar datanya efektif.
·         Menganalisis data dengan menjelaskan berbagai pola peneliti data.
·         Menyimpan intellijen atau hal- hal mengenai perusahaan dan menyebarkannya.


2.Strategi Perdagangan melalui jaringan elektronik


Adapun strategi atau faktor sukses dalam e commerce yaitu :
  • Menyediakan harga kompetitif
  • Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  • Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  • Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  • Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  • Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  • Mempermudah kegiatan perdagangan.


2.3 Sistem antar Organisasi (IOS)

 adalah Suatu kombinasi antar perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal Mitra Dagang atau Mitra Bisnis. Adapun mitra bisnis tersebut adalah perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS (Sistem antar organisasi).

A.Manfaat IOS

1.      Efisiensi komparatif
yaitu para penyedia barang dan jasa yakni pedagang dapat bersaing dengan menaruh harga lebih murah dari pada para pesaingnya.
2.      Kekuatan tawar menawar
kemampuan suatu penedia barang dan jasa dalam menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggan agar tercapai kesepakatan..

Pertukaran data elektronik (EDI)


      Adalah transmisi data dalam bentuk yang terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari computer-ke-komputer diantara beberapa perusahaan.

Hubungan EDI yang Umum


Membentuk kaitan antara perusahaan dan pemasoknya dan kaitan antara perusahaan dengan pelanggan.

Standar EDI
       Standar yang digunakan di Amerika Utara dinamakan ANSI ASC X12. Standar Internasional dinamakan EDIFACT.

Tingkat Penerapan EDI
       Tiga tingkat penerapan EDI, yaitu :
  • Pemakai tingkat satu, hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang yang terbatas.
  • Pemakai tingkat dua, banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang, melampaui lini industri.
  • Pemakai tingkat tiga, bukan Cuma banyak set transaksi yang ditransmisikan ke banyak mitra dagang, tetapi aplikasi computer perusahaan disesuaikan dengan pendekatan EDI.

Manfaat EDI
  • Mengurangi Kesalahan
  • Mengurangi biaya
  • Meningkatkan efisiensi operasional
  • Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang
  • Meningkatkan pelayanan pelanggan



Teknologi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik


     

 Pilihan Teknologi :
  • Sambungan Langsung (direct connectivity), bekerja sama dengan penyedia jasa telekomunikasi
  • Jaringan Bernilai Tambah ( value-added network), jaringan ini disediakan oleh penjual yang bukan hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk menggunakan sirkuit itu bagi EDI.


KESIMPULAN

e commerce adalah pembelian, penjualan,pemasaran baik berupa barang atau jasa melalui media elektronik seperti internet ,tv dan lain-lain.manfaat yang dapat diperoleh dari e commerce adalah dapat menjangkau dunia,hemat waktu,dan hemat biaya. Dan dalam e commerce tersebut juga terdapat strategi perdagangannya seperti IOS dan EDI.adapun IOS yaitu sebuah sistem organisasi dan EDI sendiri yaitu pertukaran data elektronik.dan menurut saya bahwa perdagangan e commerce itu lebih banyak positifnya daripada negatifnya.apalagi jika hukum tentang e commerce diperkuat,maka bisa jadi perdagangan ini lebih banyak diminati oleh para pembeli dan penjual suatu barang di indonesia bahkan di seluruh dunia.


DAFTAR PUSTAKA
    1. http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik
    2. http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=e-commerce&source=web&cd=4&ved=0CEoQFjAD&url=http%3A%2F%2Fderis.unsri.ac.id%2Fmateri%2Fderis%2Fecommerce_deris.pdf&ei=gCWtTseZKITtrAepqfjUDA&usg=AFQjCNGDuG5pvcye3JssNvZOUI6K2NyK2w&cad=rja

Minggu, 02 Oktober 2011

PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI




PENDAHULUAN
Informasi adalah sumber daya primer bagi seorang manajer yang dapat dikelola agar dapat menjadi sesuatu yg lebih bernilai dan bermanfaat.lalu Output yang dihasilkan digunakan oleh manajer dan orang-orang yang membutuhkan untuk perusahaan mereka bekerja. informasi tersebut  bersumber pada 2 pengaruh yakni Kegiatan bisnis yang semakin kompleks dan  teknologi yang semakin canggih.


PEMBAHASAN 

A.Pentingnya Manajemen Informasi dalam Perusahaan
Dua alasan primer pentingnya Manajemen Informasi adalah :
1. Meningkatnya kekompleksan tugas manajemen
- pengaruh ekonomi internasional
- meningkatnya kekompleksan teknologi
- penyusutan kerangka waktu
- tekanan pesaing
- tekanan sosial
2. Keberadaan alat untuk memecahkan masalah
Peranan Manajer dalam Pengelolaan Manajemen Informasi
Manajer adalah seseorang yang bertanggungjawab untuk mengarahkan penggunaan segala jenis sumber.
Ketrampilan yang harus dimiliki oleh manajer, yaitu :
1. Komunikasi
seorang Manajer memperoleh dan menyampaikan informasi dalam bentuk lisan dan tertulis.
2. Pemecahan masalah
Pemecahan masalah untuk semua kegiatan yang mengarah pada solusi suatu permasalahan. Masalah dianggap sebagai sesuatu yang buruk , karena sedikit yang menganggap masalah sebagai sesuatu untuk meraih kesempatan.
Masalah secara negatif sebagai suatu kondisi atau kejadian yang berbahaya atau mungkin membahayakan suatu perusahaan , atau secara positif sebagai sesuatu yang menguntungkan atau mungkin menguntungkan . Hasil dari aktifitas pemecahan masalah adalah solusi. Selama pemecahan masalah, manajer terlibat dalam pengambilan keputusan (Decision Making), yaitu tindakan memilih dari beberapa alternatif tindakan. Keputusan (Decision) adalah suatu tindakan tertentu yang telah dipilih.
3. Pemahaman komputer
Memahami komputer yaitu memiliki pengetahuan mengenai komputer yang mencakup pengertian mengenai istilah-istilah komputer, pemahaman mengenai keunggulan dan kelemahan komputer, serta kemampuan menggunakan komputer dsb.
4. Pemahaman informasi
Memahami informasi yaitu pengetahuan yang meliputi bagaimana menggunakan informasi pada tiap tahap dari prosedur pemecahan masalah, di mana informasi diolah, dan bagaimana membagikan informasi dengan orang lain.
B.Peranan manajer dalam pengelolaan manajemen informasi
System merupakan sekumpulan unsure atau elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencaai tujuan.
Sebuah sistem tidak memiliki kombinasi elemen yang sama, tetapi memiliki susunan dasar yang sama, yaitu Input, Output, Transformasi, Mekanisme pengendalian, dan Tujuan.
Sistem perusahaan merupakan sistem lingkaran tertutup karena memiliki 3 elemen kontrol dan juga merupakan sistem terbuka karena dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya.
Pandangan sistem ini :
1. Mencegah manajer tersesat dalam kompleksitas struktur organisasi dan rincian pekerjaan.
2. Menyadari perlunya memiliki tujuan-tujuan yang baik
3. Menekankan pentingnya kerja sama semua bagian dalam organisasi
4. Mengakui keterkaitan organisasi dengan lingkungannya.
5. Memberikan penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik yang hanya dapat dicapai dengan cara sistem lingkaran tertutup.
C.Data dan Informasi
Data terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakai.
Informasi merupakan data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta dan suatu nilai yang bermanfaat.
Transformasi dari data menjadi informasi dilakukan oleh information processor (pemroses informasi). Pemroses informasi adalah salah satu elemen kunci dalam sistem konsep.
Banyak istilah yang digunakan untuk menandai unit komputerisasi-pemrosesan data, MIS, sistem komputer, sistem informasi dan sebagainya. Kita akan menggunakan istilah Pelayanan Informasi (Information service), dengan memberi penekanan pada informasi (dari pada data) dan dimaksudkan untuk memberikan pelayanan ke seluruh organisasi tersebut.


D.Komputer Sebagai Elemen dalam Sistem Informasi
Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi
informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
Sistem informasi sebagai sebuah sistem memiliki elemen-elemen :
1. Perangkat keras (hardware)
2. Perangkat lunak (software)
3. Prosedur
4. Orang
5. Basisdata
6. Jaringan komputer dan komunikasi
E.Evolusi Sistem Berbasis Komputer
• Fokus Data
Nama yang diberikan untuk aplikasi akuntansi berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik atau electronic data processing (EDP). Istilah lain, Sistem Informasi Akuntansi (SIA), digunakan untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi pengolahan data perusahaan. SIA menghasilkan beberapa informasi, sebagai produk sampingan dari proses akuntansi.
• Fokus Informasi
dengan berkembangnya teknologi komputer yang memiliki kemampuan proses yang lebih cepat, maka muncul konsep SIM yang menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen disetiap area fungsional dan level aktivitasnya.
• Fokus pada Pendukung Keputusan
DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer. Manajer tersebut dapat berada di bagian mana pun dalam organisasi – pada tingkat mana pun dan dalam area fungsional apa pun.
• Fokus pada Komunikasi
Otomatisasi kantor atau office automation (OA) memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktifitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan
• Fokus Konsultasi
Sistem pakar atau expert system (ES) adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu area. Sebagai contoh, sistem pakar dapat menyediakan bagi seorang manajer sebagian bantuan yang sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.





F.Upaya pencapaian sistem informasi berbasis komputer
Computer Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan keputusan.
Sistem Informasi “berbasis komputer” mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem informasi yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem Informasi yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah “computer-based” atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.
Agar suatu perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain dalam memperkenalkan produk barang maupun jasa yang dimilikinya kepada konsumen diberbagai belahan dunia, maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang tepat agar dapat memberikan petunjuk aktual tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh setiap komponen dalam perusahaan tersebut. Sistem informasi yang tepat, tentunya akan menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya. Informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan keputusan strategis perusahaan untuk dapat semakin maju dan bersaing di lingkungan yang penuh gejolak ini.
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer misalnya, merupakan salah satu alternatif jawaban yang tepat jika pihak manajemen menginginkan suatu sumber informasi yang dapat menghasilkan masukan sesuai yang diinginkannya.

KESIMPULAN
 Manajemen Informasi dalam Perusahaan penting sekali karena dua hal utama yakni  Meningkatnya kekompleksan tugas manajemen dan Keberadaan alat untuk memecahkan masalah.oleh karena itu dibutuhkan seorang manajer yang terampil dalam komunikasi,pemecahan masalah,ilmu computer dan memahami informasi yang berhubungan dengan jabatannya.dan juga Evolusi system berbasis computer diantaranya  fokus data,  fokus informasi,fokus pada pendukung keputusan ,fokus pada komunikasi,dan fokus konsultasi.

 juga Agar suatu perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain dalam memperkenalkan produk barang maupun jasa yang dimilikinya kepada konsumen diberbagai belahan dunia, maka dibutuhkan suatu sistem informasi yang tepat agar dapat memberikan petunjuk aktual tentang kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh setiap komponen dalam perusahaan tersebut. Sistem informasi yang tepat, tentunya akan menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya. Informasi yang cepat, akurat dan dapat dipercaya tersebut sangat diperlukan dalam rangka pengambilan keputusan keputusan strategis perusahaan untuk dapat semakin maju dan bersaing di lingkungan yang penuh gejolak ini.


DAFTAR PUSTAKA



Rabu, 08 Juni 2011

1.Pengertian internet

internet dapat kita artikan sebagai jaringan global yang luas dari komputer yang dapat menghubungkan user (pemakai komputer) yang satu dengan yang lain.oleh karena itu,internet dapat membuat kita seakan-akan "berkeliling dunia" tanpa berpindah tempat.kenapa?? karena didalam internet terdapat sumber informasi yang sangat banyak dari seluruh dunia.kenapa bisa terhubung???pasti pertanyaan ini sempat muncul di benak anda.internet bisa saling terhubung karena internet memiliki protocol-protocol yang bisa melayani miliaran pengguna internet di seluruh dunia.adapun protocol-protocol yang sering digunakan untuk internet adalah , IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

2.Sejarah Internet
Internet tentunya mempunyai sejarah seperti teknologi-teknologi yang lain.sejarah internet dimulai ketika DARPA(defense advance research project agency) memutuskan untuk mangadakan sebuah riset tentang bagaimana menghubungkan komputer yang satu dengan yang lain agar membentuk sebuah sistem yang terhubung dan terintegrasi dengan baik.Akhirnya mereka memberikan nama pada riset mereka yaitu Arpanet.Dan akhirnyaPada 1970,  lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Pada Tahun 1972,  penyempurnaan program e-mail akhirnya berhasil .penyempurnanya adalah roy tomlison .Program e-mail ini sangat user friendly  sehingga program email ini langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Pada Tahun 1973,  ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London adalah komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mencetuskan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dicetuskan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk
sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Usenet ini pun akhirnya menjadi teknologi yang kita sebut internet dimasa sekarang.

3.Internet dimasa sekarang

karena Jumlah pengguna Internet yang sangat besar dan semakin berkembang tiap harinya bahkan tiap jamnya, telah menjadikan internet sebagai budaya .oleh karena itu,banyak sekali orang yang menggunakan internet setiap harinya.bahkan orang yang tidak pernah memakai internet sekarang akan dibilang kuno da,kampungan dan lain-lain. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpatokan sebuah search engine seperti Google,yahoo,bing dll, pengguna internet di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet jauh lebih efisien manfaatnya bagi sebagian orang.

Perkembangan Internet juga telah memengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.

Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.

Jumat, 03 Juni 2011

LOTUS NOTES

LOTUS NOTES

1.pengertian

Lotus Notes adalah sebuah sistem aplikasi  database berorientasi dokumen yang terdistribusi dan merupakan suatu implementasi dari data dan program yang mendukung fungsi-fungsi bisnis dan kegunaannya yang dibuat oleh IBM software group.lotus notes juga merupakan groupware yang menghubungkan user yang satu dengan user yang lainnya dalam suatu sistem yang terintegrasi dengan baik.

  lotus notes  menggunakan data elemen semi-terstruktur seperti rich text dan grafik untuk memudahkan user dalam memodifikasi kata dan grafik.lotus notes juga Update secara periodik (berkala). selain itu, lotus notes juga menempatkan data dengan menggunakan views (query yang telah didefinisikan sebelumnya).dan juga lotus notes bisa Berbagi pakai (share recources) antar perusahaan yang satu dengan yang lainnya.
disamping itu,lotus notes juga diakses melalui full-text search.

2.sejarah lotus notes

nama lotus notes itu sebenarnya terinspirasi dari nama seorang ilmuwan asal perancis yaitu plato notes.lotus notes pertama dikembangkan oleh ray ozzie dan mitch kapoor.IBM melihat adanya potensi dari aplikasi ini lalu akhirnya aplikasi lotus notes dibeli oleh IBM.sekarang,lotus notes sudah sampai versi 8.5 .

3.kelebihan-kelebihan lotus notes

a.lotus notes memberikan user interface(tampilan) yang   standar untuk pengguna agar pengguna mudah menggunakan aplikasi lotus notes.

b.lotus notes compatible for (dapat dijalankan pada workstation) Windows, OS/2, Macintosh, dan UNIX.

c.lotus notes memungkinkan banyak pengguna untuk mengakses data yang sama karena lotus notes memiliki sistem yang terintegrasi dengan sangat baik.

d.Menukar gagasan dan opini dari suatu kelompok  kerja karena lotus notes adalah sebuah aplikasi yang well-integrated.

e.Akses ke suatu informasi dapat dikontrol karena lotus notes dapat diatur sesuai dengan keinginan pengguna tingkat atas seperti author.

f.Aplikasi lotus notes dapat menggunakan data eksternal seperti data dari ms. office dll.

g. Aplikasi lotus notes dapat mengatur alur kerja (workflow) yakni mengatur tugas-tugas yang diberikan oleh atasan yang harus dikerjakan oleh bawahan-bawahannya.

h.Aplikasi lotus notes dapat digunakan untuk dijadikan sebuah e-mail app seperti microsoft outlook.

i.aplikasi lotus notes dapat melakukan Browsing dengan Internet Explorer yang sudah terdapat didalam aplikasi lotus notes.


4. menubar dan toolbar pada lotus notes

a.Mail = untuk mengirim dan menerima email

b.Contact = untuk melihat,membuat dan mengatur kontak teman,atasan,klien dan lain-lain.

c.Personal jurnal =untuk melihat dan membuat daftar atau list jadwal what to do,rapat,meeting dan lain-lain.

d.Calender = untuk melihat dan membuat daftar atau list jadwal what to do,rapat,meeting dan lain-lain yang lebih detail karena didalamnnya tercantum jam,hari,minggu,dan bulannya.

e.Addressbook = untuk memodifikasi kontak ,menulis memo,melihat daftar meeting,dan chat dengan kontak.

f.To do = untuk melihat apa yang harus dilakukan/dikerjakan oleh seorang pekerja dari atasannya.

g.Reflication = untuk melihat email yang telah keluar dan diterima dan untuk melihat database templates.

h.Sametime connect = untuk membuat bisnis lebih efektif,simple dan cepat.

i.favorite bookmarks = untuk melihat daftar bokmark

j.Database = untuk melihat workspace, database, dan membrowsing database.

k.More bookmarks = sama seperti bookmark tetapi lebih kompleks

l.History = untuk melihat apa saja yang telah dilakukan di dalam applikasi lotus notes

m.Internet exsplorer links = melihat link-link yang disimpan dan masuk ke msn.com
5.database pada lotus notes dan cara membuatnya

Database adalah kumpulan-kumpulan informasi yang berhubungan yang disimpan dalam satu file. Database dapat berupa record  yang lengkap dalam jumlah besar misalkan 100000 pekerja. Setiap aplikasi lotus notes menggunakan paling sedikit satu database. Database direpresentasikan dengan  sebuah icon pada workspace user.

langkah-langkah untuk membuat database pada lotus notes

1.   klik File selanjutnya pilih Database dan pilih New. Setelah itu dialog  New Database akan muncul di screen

2.   klik Local Server pada Server yang dipilih

3.   input judul database (Title)

4.   input  file name

5.   pilih Blank - default form

6.   Klik OK

KEPEMIMPINAN

1.PENGERTIAN

Kepemimpinan berasal dari kata pimpin yang memuat dua hal pokok yaitupemimpin sebagai subjek, dan yang dipimpin sebagai objek.

Kata pimpin mengandung pengertian mengarahkan, membina atau mengatur, menuntun dan juga menunjukkan ataupun mempengaruhi. Pemimpin mempunyai tanggung jawab baik secara fisik maupun spiritual terhadap keberhasilan aktivitas kerja dari yang dipimpin, sehingga menjadi pemimpin itu tidak mudah dan tidak akan setiap orang mempunyai kesamaan di dalam menjalankan ke-pemimpinannya.

jadi dapat diambil kesimpulan bahwa kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman, ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari perannya memberikan pengajaran/instruksi.

2.TIPE-TIPE KEPEMIMPINAN

Tipe kepemimpinan akan identik dengan gaya kepemimpinan seseorang. Tipe kepemimpinan yang secara luas dikenal dan diakui keberadaannya adalah:

1. Tipe Otokratik

Seorang pemimpin yang tergolong otokratik memiliki serangkaian karakteristik yang biasanya dipandang sebagai karakteristik yang negatif. Seorang pemimpin otokratik adalah seorang yang egois. Egoismenya akan memutarbalikkan fakta yang sebenarnya sesuai dengan apa yang secara subjektif diinterpretasikannya sebagai kenyataan. Dengan egoismenya, pemimpin otokratik melihat peranannya sebagai sumber segala sesuatu dalam kehidupan organisasional. Egonya yang besar menumbuhkan dan mengembangkan persepsinya bahwa tujuan organisasi identik dengan tujuan pribadinya. Dengan persepsi yang demikian, seorang pemimpin otokratik cenderung menganut nilai organisasional yang berkisar pada pembenaran segala cara yang ditempuh untuk pencapaian tujuannya. Berdasarkan nilai tersebut, seorang pemimpin otokratik akan menunjukkan sikap yang menonjolkan keakuannya dalam bentuk
§ Kecenderungan memperlakukan bawahan sama dengan alat lain dalam

organisasi
§ Pengutamaan orientasi terhadap pelaksanaan dan penyelesaian tugas
§ Pengabaian peranan bawahan dalam proses pengambilan keputusan

Sikap pemimpin demikian akan menampakkan diri pada perilakunya dalam berinteraksi dengan bawahannya, misalnya tidak mau menerima saran dan pandangan bawahannya, menonjolkan kekuasaan formal.
Dengan persepsi, nilai, sikap, dan perilaku demikian, seorang pemimpin yang
otokratik dalam praktek akan menggunakan gaya kepemimpinan
* Menuntut ketaatan penuh bawahannya
* Menegakkan disiplin dengan kaku
* Memberikan perintah atau instruksi dengan keras
* Menggunakan pendekatan punitip dalam hal bawahan melakukan
penyimpangan.
2. Tipe Paternalistik

Tipe pemimpin ini umumnya terdapat pada masyarakat tradisional. Popularitas pemimpin yang paternalistik mungkin disebabkan oleh beberapa faktor antara lain

* Kuatnya ikatan primordial
* Extended family system
* Kehidupan masyarakat yang komunalistik
* Peranan adat istiadat yang kuat
* Masih dimungkinkan hubungan pribadi yang intim

Persepsi seorang pemimpin yang paternalistik tentang peranannya dalam kehidupan organisasi dapat dikatakan diwarnai oleh harapan bawahan kepadanya. Harapan bawahan berwujud keinginan agar pemimpin mampu berperan sebagai bapak yang bersifat melindungi dan layak dijadikan sebagai tempat bertanya dan untuk memperoleh petunjuk, memberikan perhatian terhadap kepentingan dan kesejahteraan bawahannya. Pemimpin yang paternalistik mengharapkan agar legitimasi kepemimpinannya merupakan penerimaan atas peranannya yang dominan dalam kehidupan organisasional. Berdasarkan persepsi tersebut, pemimpin paternalistik menganut nilai organisasional yang mengutamakan kebersamaan.

tersebut mengejawantah dalam sikapnya seperti kebapakan, terlalu melindungi bawahan. Sikap yang demikian tercermin dalam perilakunya berupa tindakannya yang menggambarkan bahwa hanya pemimpin yang mengetahui segala kehidupan organisasional, pemusatan pengambilan keputusan pada diri pemimpin. Dengan penonjolan dominasi keberadaannya dan penekanan kuat pada kebersamaan, gaya kepemimpinan paternalistik lebih bercorak pelindung, kebapakan dan guru.
3. Tipe Kharismatik
Seorang pemimpin yang kharismatik memiliki karakteristik yang khas yaitu
daya tariknya yang sangat memikat sehingga mampu memperoleh pengikut yang sangat besar dan para pengikutnya tidak selalu dapat menjelaskan secara konkret mengapa orang tertentu itu dikagumi. Pengikutnya tidak mempersoalkan nilai yang dianut, sikap, dan perilaku serta gaya yang digunakan pemimpin itu.
4. Tipe Laissez Faire

Persepsi seorang pemimpin yang laissez faire melihat perannya sebagai polisi lalu lintas, dengan anggapan bahwa anggota organisasi sudah mengetahui dan cukup dewasa untuk taat pada peraturan yang berlaku. Seorang pemimpin yang laissez faire cenderung memilih peran yang pasif dan membiarkan organisasi berjalan menurut temponya sendiri.

Nilai yang dianutnya biasanya bertolak dari filsafat hidup bahwa manusia pada dasarnya memiliki rasa solidaritas, mempunyai kesetiaan, taat pada norma, bertanggung jawab.

Nilai yang tepat dalam hubungan atasan –bawahan adalah nilai yang didasarkan pada saling mempercayai yang besar. Bertitik tolak dari nilai tersebut, sikap pemimpin laissez faire biasanya permisif. Dengan sikap yang permisif, perilakunya cenderung mengarah pada tindakan yang memperlakukan bawahan sebagai akibat dari adanya struktur dan hirarki organisasi. Dengan demikian, gaya kepemimpinan yang digunakannya akan dicirikan oleh
* Pendelegasian wewenang terjadi secara ekstensif
* Pengambilan keputusan diserahkan kepada pejabat pimpinan yang lebih
rendah
* Status quo organisasional tidak terganggu
* Pengembangan kemampuan berpikir dan bertindak yang inovatif dan kreatif
diserahkan
kepada anggota organisasi
* Intervensi pemimpin dalam perjalanan organisasi berada pada tingkat yang
minimal
5. Tipe Demokratik


Ditinjau dari segi persepsinya, seorang pemimpin yang demokratik biasanya memandang peranannya selaku koordinator dan integrator. Karenanya, pendekatan dalam menjalankan fungsi kepemimpinannya adalah holistik dan integralistik. Seorang pemimpin yang demokratik menyadari bahwa organisasi harus disusun sedemikian rupa sehingga menggambarkan secara jelas aneka tugas dan kegiatan yang harus dilaksanakan demi tercapainya tujuan organisasi. Seorang pemimpin yang demokratik melihat bahwa dalam perbedaan sebagai kenyataan hidup, harus terjamin kebersamaan. Nilai yang dianutnya berangkat dari filsafat hidup yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, memperlakukan manusia dengan cara yang manusiawi. Nilai tersebut tercermin dari sikapnya dalam hubungannya dengan bawahannya, misalnya dalam proses pengambilan keputusan sejauh mungkin mengajak peran serta bawahan sehingga bawahan akan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Dalam hal menindak bawahan yang melanggar disiplin organisasi dan etika kerja, cenderung bersifat korektif dan edukatif. Perilaku kepemimpinannya mendorong bawahannya untuk menumbuhkembangkan daya inovasi dan kreativitasnya. Karakteristik lainnya adalah kecepatan menunjukkan penghargaan kepada bawahan yang berprestasi tinggi.
Berdasarkan persepsi, nilai, sikap, dan perilaku, maka gaya kepemimpinannya
biasanya mengejawantah dalam hal:

Pandangan bahwa sumber daya dan dana yang tersedia bagi organisasi, hanya dapat digunakan oleh manusia dalam organisasi untuk pencapaian tujuan dan sasarannya.
Selalu mengusahakan pendelegasian wewenang yang praktis dan realistik
Bawahan dilibatkan secara aktif dalam proses pengambilan keputusan

Kesungguhan yang nyata dalam memperlakukan bawahan sebagai mahluk politik, sosial, ekonomi, dan individu dengan karakteristik dan jati diri yang khas
Pengakuan bawahan atas kepemimpinannya didasarkan pada pembuktian
kemampuan memimpin organisasi dengan efektif.




3.TEORI-TEORI KEPEMIMPINAN

A. TEORI SIFAT

Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya. Ciri-ciri ideal yang perlu dimiliki pemimpin menurut Sondang P Siagian (1994:75-76) adalah:

- pengetahuan umum yang luas, daya ingat yang kuat, rasionalitas, obyektivitas, pragmatisme, fleksibilitas, adaptabilitas, orientasi masa depan; - sifat inkuisitif, rasa tepat waktu, rasa kohesi yang tinggi, naluri relevansi, keteladanan, ketegasan, keberanian, sikap yang antisipatif, kesediaan menjadi pendengar yang baik, kapasitas integratif;

- kemampuan untuk bertumbuh dan berkembang, analitik, menentukan skala prioritas, membedakan yang urgen dan yang penting, keterampilan mendidik, dan berkomunikasi secara efektif.

Walaupun teori sifat memiliki berbagai kelemahan (antara lain : terlalu bersifat deskriptif, tidak selalu ada relevansi antara sifat yang dianggap unggul dengan efektivitas kepemimpinan) dan dianggap sebagai teori yang sudah kuno, namun apabila kita renungkan nilai-nilai moral dan akhlak yang terkandung didalamnya mengenai berbagai rumusan sifat, ciri atau perangai pemimpin; justru sangat diperlukan oleh kepemimpinan yang menerapkan prinsip keteladanan.

B. TEORI PERILAKU



Dasar pemikiran teori ini adalah kepemimpinan merupakan perilaku seorang individu ketika melakukan kegiatan pengarahan suatu kelompok ke arah pencapaian tujuan. Dalam hal ini, pemimpin mempunyai deskripsi perilaku:

A. konsiderasi dan struktur inisiasi

Perilaku seorang pemimpin yang cenderung mementingkan bawahan memiliki ciri ramah tamah,mau berkonsultasi, mendukung, membela, mendengarkan, menerima
usul
dan
memikirkan
kesejahteraan
bawahan

serta memperlakukannya setingkat dirinya. Di samping itu terdapat pula kecenderungan perilaku pemimpin yang lebih mementingkan tugas organisasi.

B. berorientasi kepada bawahan dan produksi

perilaku pemimpin yang berorientasi kepada bawahan ditandai oleh penekanan pada hubungan atasan-bawahan, perhatian pribadi pemimpin pada pemuasan kebutuhan bawahan serta menerima perbedaan kepribadian, kemampuan dan perilaku bawahan. Sedangkan perilaku pemimpin yang berorientasi pada produksi memiliki kecenderungan penekanan pada segi teknis pekerjaan, pengutamaan penyelenggaraan dan penyelesaian tugas serta pencapaian tujuan.

Pada sisi lain, perilaku pemimpin menurut model leadership continuum pada dasarnya ada dua yaitu berorientasi kepada pemimpin dan bawahan. Sedangkan berdasarkan model grafik kepemimpinan, perilaku setiap pemimpin dapat diukur melalui dua dimensi yaitu perhatiannya terhadap hasil/tugas dan terhadap bawahan/hubungan kerja.
Kecenderungan perilaku pemimpin pada hakikatnya tidak dapat dilepaskan
dari masalah fungsi dan gaya kepemimpinan (JAF.Stoner, 1978:442-443)

C. TEORI SITUASIONAL

Keberhasilan seorang pemimpin menurut teori situasional ditentukan oleh ciri kepemimpinan dengan perilaku tertentu yang disesuaikan dengan tuntutan situasi kepemimpinan dan situasi organisasional yang dihadapi dengan memperhitungkan faktor waktu dan ruang. Faktor situasional yang
berpengaruh terhadap gaya kepemimpinan tertentu menurut Sondang P.
Siagian (1994:129) adalah

* Jenis pekerjaan dan kompleksitas tugas;
* Bentuk dan sifat teknologi yang digunakan;
* Persepsi, sikap dan gaya kepemimpinan;
* Norma yang dianut kelompok;
* Rentang kendali;
* Ancaman dari luar organisasi;
* Tingkat stress;
* Iklim yang terdapat dalam organisasi.

Efektivitas kepemimpinan seseorang ditentukan oleh kemampuan “membaca” situasi yang dihadapi dan menyesuaikan gaya kepemimpinannya agar cocok dengan dan mampu memenuhi tuntutan situasi tersebut. Penyesuaian gaya kepemimpinan dimaksud adalah kemampuan menentukan ciri kepemimpinan dan perilaku tertentu karena tuntutan situasi tertentu.